Thursday, November 22, 2012

Badai Sandy Menguak Bangkai Kapal di Fire Island

oleh Becky Oskin, Staf Penulis OurAmazingPlanet

Terjangan Badai Sandy yang menghantam pesisir pulau Fire Island, yang membentang di wilayah Long Island, New York, telah menguak sebuah bangkai kapal yang terkubur di sana. Bangkai kapal itu terletak sekitar 6 kilometer sebelah timur Davis Park, seperti dilaporkan Newsday.

Sisa-sisa bangkai kapal itu diyakini sebagai Bessie White, yang berusia lebih dari 90 tahun, kata Paula Valentine dari manajemen taman. Berikut adalah garis besar kisahnya:

Kapal layar Kanada dengan empat tiang tersebut karam saat terjerat kabut pekat sekitar 1,6 km sebelah barat Smith’s Point, Long Island, antara tahun 1919-1922. Para penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan dua sekoci. Salah satu sekoci terbalik akibat empasan ombak, melukai seorang anak buah kapal, namun semua penumpang (termasuk seekor kucing) mendarat dengan selamat di pantai. Beberapa pekan kemudian kapal tersebut diselamatkan.

Sebelumnya, rangka kapal yang berukuran sebesar bus tersebut muncul dari dalam timbunan pasir, setelah badai mengantam wilayah itu pada 2006, yang memperlihatkan permukaan kapalnya yang panjang serta pasak-pasak besinya, kata Valentine kepada OurPlanet.

Bangkai kapal tersebut sebelumnya terkubur dalam bukit pasir, kata ahli geologi U.S. Geological Survey, Cheryl hapke, yang mempelajari perubahan Fire Island.

Para arkeolog dan petugas pantai tersebut mendokumentasikan bangkai kapal itu sebelum lautan kembali menguburnya dengan pasir, seperti yang dikatakan Valentine.

“Hanya sedikit bagian kapal yang tersisa hingga kita tidak bisa menentukan bahwa bangkai tersebut adalah bagian kapal yang mana, namun kita masih bisa mempelajari lebih mendalam mengenai usianya,” katanya. “Ini jarang terjadi.”

Fire Island adalah sebuah pulau yang membentang, sebuah sistem alami yang mengalami kerusakan parah selama serangan badai dan angin musim dingin. Permukaan pulau tersebut tenggelam menyusul terjangan badai Sandy. Secara kesuluruhan, 80 persen rumah terendam banjir dan air laut membanjiri empat wilayah di pulau tersebut.

No comments:

Post a Comment